Senin, 03 Juni 2013

JENGKOL OH JENGKOL

Siapa yang tak kenal jengkol,tanaman yang dalam bahasa asing diberi nama Archidendron pauciflorum,jiringa, Pithecellobium jiringa, dan P. lobatum. adalah tumbuhan khas di wilayah Asia tenggara khususnya indonesia.Jengkol termasuk suku polong-polongan. Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral, berwarna lembayung tua. Biji buah berkulit ari tipis dengan warna coklat mengilap. Jengkol dapat menimbulkan bau tidak sedap padaair seni kita, setelah diolah dan diproses olehpencernaan, terutama bila dimakan segar sebagai lalapan.
Jengkol diketahui dapat mencegah kencing manis dan bersifat diuretik dan baik untuk kesehatan jantung. Tanaman jengkol diperkirakan juga mempunyai kemampuan menyerap air tanah yang tinggi sehingga bermanfaat dalam konservasi air di suatu tempat.
Dan sudah kita ketahui bersama yang namanya jengkol adalah makanan rakyat kecil karena selain harganya murah,makanan ini mudah didapat juga mudah dalam pengolahannya,tapi ini  hanya tinggal cerita saja sekarang karena harga jengkol sekarang, merambat naik jauh sekali dari yang kemarin kemarin cuma 8 ribu sampai 10 ribu perkilo,sekarang sudah mencapai kisaran 56 ribu rupiah perkilo,sebuah harga yang yang sangat fantastic untuk ukuran makanan sekelas jengkol,karena harganya melebihi harga 1 kilo ayam yang cuma berkisar 26 ribu rupiah saja.
Terus terang ini membuat saya tidak habis pikir kenapa bisa naik melesat jauh sekali harga jengkol ini,padahal yang saya tahu tanaman jengkol itu banyak sekali tumbuh di indonesia khususnya di pulau jawa,apa mungkin ini permainan pasar,hingga ada oknum oknum tertentu yang sengaja menimbun jengkol hingga barang susah didapat yang mengakibatkan harga jengkol.
Ada ada saja ulah oknum dinegeri ini,sekarang jengkol,besok besok apa lagi ya,enntahlah.....


  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar