Jumat, 31 Mei 2013

RUMITKAH MENCARI PASANGAN HIDUP

Menentukan pasangan hidup ternyata lebih rumit daripada soal-soal matematika, fisika bahkan kimia.
kalimat diatas merupakan sebuah postingan atau lebih tepatnya curahan hati seorang teman di sebuah jejaring sosial,benarkah demikian
kalau menurut saya rumit atau tidaknya bagaimana,atau dari arah mana sudut pandang kita dalam menilai pasangan hidup kita,kenapa begitu,begini alasan saya,semisal saya adalah pria guanteng sadunnya pol pisan,istilahnya jaman sekarang cowok ideal lah,nah tentunya ketika kriteria pasnagan hidup kita juga harus cuantik e pol sa alam dunya rasanya tidak terlalu bermasalah dan tidak rumit ,kenapa, karena yang mengelilingi kita tentunya perempuan perempuan yang cuantik dan seger seger,jadi kita tidak terlalu sulit untuk meilah dan memilih mana perempuan yang cuantik,baik hati,agamanya baik,apalagi ditambah kita juga orang yang baik,pintar,kaya,rajin pula ibadahnya,nah apalagi jika kriteria sang pria hebat ini diturunin misal nggak usah terlalu cantik yang penting orangnya baik dan rajin beribadah,wuih pastinya akan lebih banyak lagi kritera kriteria yang akan  menjadi pasangan hidup kita.
Dan saya pikir  cara pandang saya ini  berbanding lurus dalam setiap keadaan,misal kalau kita nggak terlalu guanteng,nggak terlalu kaya pokoknya seba nggak terlalu,ya turunin dikitlah kriteria kita termasuk cara pandang kita,jadi kita pria yang serba nggak terlalu ini,ya kalau mencari pasangan ya harus sesuai,jadi maksudnya pasangannya jangan terlalu cantik tapi hatinya baik,nggak cantik ibadahnya rajin dan seterusnya,walau bukan berarti pria yang nggak terlalu ini tidak bisa mendapatkan pasangan yang hebat ya,karena kalau Sang Maha penguasa mengijinkan,saya pikir tak ada yang tak bisa.
Nah yang menjadikan mencari pasangan itu sesuatu yang rumit karena cara pandang kita terlalu berlebihan terhadap harapan,,jadi gini mentang mentang kita ini anak kuliahan s2 pula lalu kita berharap tinggi sekali terhadap pasangan,misal harus ganteng atau cantik,harus tinggi,harus kaya,harus pintar dan sebagainya dan sebagainya.
Padahal kita cuma S2 aja,sementara kita nggak terlalu ganteng atau cantik,nggak terlalu tinggi dan lain lain
jadi akhirnya karena terlalu banyak milih,kita lupa usia semakin bertambah semakin tua dan nggak nikah nikah,padahal belum tentukan calon pasangan kita yang kurang sesuai kriteria itu,tidak bisa membahagiakan kita.karena kebahagian itu kan bisa terjadi karena ada ketulusan bersama antara keduanya.
Tapi ya sudahlah ini semua sekedar pendapat saya,terserah kalian para pembaca yang budiman yang akan menilainya.karena ada satu petuah jaman baheula bahwa kaleng harus jadi pasangan kaleng jangan besi karena bisa penyok.jadi artinya kalau cari pasangan harus sesuai biar sesuai dan tentunya bahagia,karena ini yang kita cari bukan, sebentuk kebahagian 
Demikian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar